Al madeenah
Bulan terbit, membuat burung-burung terkejut.
Suara kicauan itu di musim semi di atas air yang jernih.
人闲桂花落,夜静春山空。
月出惊山鸟,时鸣春涧中。
Kayesa Zara
Al madeenah
The morning hums in a hush only my heart can hear, where light spills like milk over quiet thoughts. i walk gently through seconds, afraid to bruise the air, collecting warmth the way petals collect dew
| Nickname | : | Madeena | Gender | : | Female |
| Date Of Birth | : | 07 th of June 1999 | Sign | : | Gemini |
| Place Of Birth | : | Dubai, UEA | Height | : | 163 cm |
| Nationality | : | Arabic, Chinese | Weight | : | 48 kg |
background stories
Dalam bisikan angin yang membiarkan bunga-bunga jatuh tanpa suara, semesta menyimpan sebuah cerita yang mekar di antara kelopak-kelopaknya: sebuah pengenalan bernama Madeenah (yang biasa dipanggil Adeen). Ia hadir bagaikan butir embun pagi yang menempel di ujung daun – lahir dari simpul cinta dua jiwa dari dunia yang berbeda: seorang ayah keturunan Arab dan seorang ibu keturunan Tionghoa, sebuah kuntum murni dari kepulauan. Maka, Madeenah bukan sekadar pertemuan garis darah – ia adalah perpaduan lembut antara keanggunan dan kehangatan, sebuah puisi hidup yang ditenun oleh waktu dan keragaman.Sebagai putri tunggal di rumah, Madeenah tumbuh di tengah harum kasih sayang dan bahasa cinta yang mewarnai harinya sejak awal. Kini, ia melangkah di jalan yang berakar pada warisan leluhurnya, mengejar mimpi menjadi seorang dokter gigi. Jiwanya bukan hanya indah, tetapi luas dan dalam; bagaikan sehelai kertas kosong yang siap menyambut hujan makna, atau sekuntum bunga yang terus mekar tak peduli bagaimana waktu membentang.




